Terpesan
Tampilkan postingan dengan label keris sold. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keris sold. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 September 2015
Minggu, 13 September 2015
Deder Kayu Cendana Timor #1
Kayu cendana edisi kayu lama. Tua. Kata bapak kayu dibawakan temannya dari Timor, Namanya Om A. Terlihat warnanya lebih pekat dan baunya lebih joss..
Terpesan
Jumat, 04 September 2015
Keris Jalak Dinding (Bilah Nglimpa)
Kondisi foto dalam keadaan warangan lama dan kering sehingga permukaan yang nampak adalah yang aslinya...
Resolusi foto besar sehingga bisa di-zoom
Garansi Tangguh, Utuh, dan Sepuh (TUS)
Warangka Jati Gembol
Deder Tayuman
Pendok Slorok
Not available / sudah berpindah tangan
Kamis, 03 September 2015
Keris Brojol Pedaringan Kebak
Pendok Perak
Warangka dan Deder Kayu Ebony Sulawesi
Mpu Darmadi
Est tahun 1800 an
Not available / sudah berpindah tangan
Warangka dan Deder Kayu Ebony Sulawesi
Mpu Darmadi
Est tahun 1800 an
Not available / sudah berpindah tangan
Senin, 15 September 2014
Keris Sengkelat Original dan Istimewa (Very Good Kris)
Jika membicarakann keris yang menjadi legenda, paling tidak ada 7 keris
yang pantas untuk dibicarakan: Keris Mpu Gandring, Keris Setan Kober, Keris
Kyai Carubuk, Keris Kyai Condong Campur, Keris Naga Sosro, Keris Sabuk Inten,
dan Keris Keris Kyai Sengkelat.
Rasanya belum lengkap jika belum mempunyai (paling tidak) salah satu dari
tujuh keris tersebut. Bagaimana tidak, pusaka tersebut dibuat dengan usaha yang
tidak mudah. Jaman sekarang rasanya sudah sangat sulit diulang pembuatannya.
Berikut gambar Keris Sengkelat dalam keadaan tangguh, sepuh, dan wutuh.
Keris ini berdhapur sengkelat dengan luk 13 yang rengkol. Bagaimana usaha seorang Mpu untuk membentuk lekuk pusaka
yang indah dan original. Bentuk wilah yang
ramping sepertinya terpengaruh era Majapahit. Namun untuk tangguh saya
memperkirakan sekitar jaman Mataram awal era Panembahan Senopati karena memang
beberapa Mpu Mataram adalah keturunan Mpu era Majapahit. Pamor nampak kontras
dengan wesi yang legam. Pamor dari
pangkal sampai ujung mengikuti lekuk luk. Mungkin ada yang bilang pamor ini wos wutah ataupun masuk jenis pamor ngulit semangka. Di pangkal juga nampak
lapisan-lapisan wesi dan pamor dan
mirip bawang sebungkul.
Kayu warangka ladrang surakarta menurut estimasi saya adalah kayu timoho dengan pelet tembus.
Kayu timoho sendiri adalah kayu pilihan untuk warangka karena keindahan warna dan motif, kemudahan dibentuk, serta
tidak mudah terpengaruh iklim. Pendok motif alas-alasan yang indah terbuat dari
kuningan pilihan. Deder sepertinya
terbuat dari kayu tayuman yang menjadi kayu paling top untuk deder. Mendak original dan sangat pas
dengan pusaka yang sangat istimewa ini.
Keindahan, kekuatan dan segala isoteri serta eksoteri keris adalah ciptaan
Allah Yang Kuasa. Keris sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui dunia
bukan untuk disejajarkan dengan Sang Pencipta kehidupan. Sungguh, pusaka yang
indah ini untuk dihargai dengan pantas dan tidak untuk dicela.
Not available / sudah berpindah tangan
Minggu, 17 Agustus 2014
Keris Sulawesi Original Pamor Mantab
Dimaharkan:
Keris Sulawesi
Estimasi dari daerah Luwu
Pamor Gantara Masusung (Jawa: Junjung Derajat)
Panjang Bilah sekitar 35 cm
Luk 7
Bilah kokoh dan mantab
Bilah diputihkan, tidak/belum diwarangi. Masih sedikit.
Silahkan dicermati gambarnya, silahan zoom jika perlu...
Keris Sulawesi
Estimasi dari daerah Luwu
Pamor Gantara Masusung (Jawa: Junjung Derajat)
Panjang Bilah sekitar 35 cm
Luk 7
Bilah kokoh dan mantab
Bilah diputihkan, tidak/belum diwarangi. Masih sedikit.
Silahkan dicermati gambarnya, silahan zoom jika perlu...
Gambar Full
Sarung keris (warangka) terbuat dari kayu yang saya kurang tahu. Estimasi dari kayu cenrana (kayu sulawesi) yang ada kilapnya (Jawa: mberot). Gagang (deder) dari kayu yang berat (seperti stigi/santigi).
Foto Kondisi Malam (dibawah blitz)
Lekuk indah dan khas sulawesi
Foto Kondisi Malam (tanpa Blitz)
Pamor Gantara Masusung, luk 7 utuh
Foto Makro Kondisi Siang
Kondisi utuh
Foto Pesi
Terlihat lipatan tempa, puntiran pesi. Pesi membuktikan keris ini bukan keris kerisan.
Termahar
Selasa, 29 April 2014
Ensiklopedi Keris
Buku "wajib" pecinta keris dan yang mau tahu lebih dalam
tentang tosan aji. Ini buku rujukan utama bagi temen-temen kolektor keris.
Karya luar biasa dari Bambang Harsrinuksmo dengan ukuran 22 x 30 cm dan
tebal 630 halaman. Terbitan Gramedia dengan beberapa gambar full colour.
Harga sold. Ongkos kirim kena 2 kg (saking tebalnya buku).
Terjual
Terjual
Rabu, 05 Februari 2014
Warangka Keris Gayaman Kayu Hitam
Dijual Warangka Keris Gayaman yang terbuat dari kayu hitam yang belum pernah dipakai. Kondisi warangka ini bagus dan kuat serta belum pernah dipakai untuk sandangan wilah keris.
Kayu Hitam sendiri adalah sejenis kayu yang sangat langka. Kayunya keras dan berat (Jawa: anteb) sehingga tidak seperti kayu lain yang mengapung di air, kayu ini akan tenggelam di air. Kayu Hitam adalah kayu yang dilindungi di hutan lindung karena populasinya sedikit dan sulit bertambah banyak. Hal itu karena pertumbuhannya lambat dan perlu hidup hingga ratusan tahun agar batangnya besar.
Gaya warangka adalah gayaman dengan hasil garapan yang menawan karena dikerjakan oleh ahlinya. Corak kayu hitam sangat eksotis dan cocok dipadu dengan deder dan pendok warna gelap maupun terang.
Keunggulan kayu ini selain kokoh adalah warna/coraknya bisa berubah-ubah sesuai cahaya dan jarak pandang. Pada jarak dekat dan cahaya terang maka warna kayu akan terlihat coklat tua dengan motif kayunya. Sedangkan jika dilihat dari jauh apalagi sedikit sinar maka akan terlihat semakin tua warnanya bahkan akan berwarna hitam pada cahaya yang sedikit. Coba bandingkan antara foto pertama dengan foto berikutnya.
Warangka ini cukup tebal dan sangat kokoh, sehingga siap dipasangkan dengan wilah yang tebal dan jangkung. Silahkan bagi yang berminat untuk menjadikan sandangan wilah yang belum ada warangkanya atau untuk cadangan warangka. Yang pasti memiliki warangka utuh ini tidak habis dimakan waktu dan jadi hasil seni budaya bangsa kita sendiri sejak nenek moyang yang diakui dunia internasional.
Sudah Tidak Tersedia.
Langganan:
Komentar (Atom)













